Skip to content

sabsabila/BENJOL-Web

Folders and files

NameName
Last commit message
Last commit date

Latest commit

 

History

159 Commits
 
 
 
 
 
 
 
 

Repository files navigation

Kuy Belajar React JS!

React JS adalah sebuah framework JavaScript yang dibuat untuk membangun aplikasi front-end berbasis web. Dalam tutorial kalian bisa mempelajari semua hal dasar yang perlu diketahui untuk membangun aplikasi front-end web menggunakan React JS.

References

Sebelum masuk ke komponen dan koding, ada beberapa link referensi yang berisi informasi perihal apa itu React JS dan mengapa belajar **React JS ** dapat bermanfaat untuk kalian:

Roadmap

React JS roadmap Eits, jangan keburu pusing dulu setelah melihat gambar ini, meskipun terlihat banyak sekali yang perlu dipelajari untuk bisa membangun aplikasi web menggunakan React JS, tapi sebenarnya hal itu justru mempermudah developer dalam mengembangkan aplikasi, karena banyak sekali library atau komponen yang dapat digunakan untuk membangun aplikasi web dengan praktis.

Fundamental Topics

Sebelum masuk ke React JS, kita harus lebih dulu memahami bahasa pemrograman JS atau JavaScript. Bahasa pemrograman JavaScript dapat dipelajari dengan cepat karena bersifat sederhana dan fleksibel. Kalian dapat mempelajari dasar dasar pemrograman JavaScript disini: # A re-introduction to JavaScript (JS tutorial)

Apabila sudah memahami JavaScript, sekarang waktunya kita masuk ke Fundamental React JS

1. Instalasi dan Create App

  • Install npm and Node JS: https://www.npmjs.com/get-npm
  • Run npx create-react-app atau clone starter dari sini:
    • react-basic: Setup React sederhana yang mencakup routing, autentikasi dasar dan fetching data.
  • Apabila melakukan clone, run npm install untuk melakukan install node modules atau kumpulan dari library yang terdaftar di package.json
  • Untuk run debug bisa gunakan npm start

Referensi: Learn React In 30 Minutes

2. JSX

JSX adalah bahasa yang digunakan untuk menulis view komponen dari React JS, syntax JSX sendiri tidak jauh berbeda dengan HTML. Contoh dari penulisan JSX dapat dilihat di App.js.

Referensi:

3. Functional vs Class Components

Pengunaan function dan class dalam penulisan koding memiliki perbedaan syntax dan fungsional yang mempengaruhi pengolahan data dalam React

Referensi: https://medium.com/@Zwenza/functional-vs-class-components-in-react-231e3fbd7108

4. Props vs State

Props & State adalah komponen yang dapat digunakan untuk menyimpan dan mengolah data dalam React JS

Referensi: https://flaviocopes.com/react-state-vs-props/

5. Conditional Rendering

Dengan menggunakan data dari props atau state, developer dapat melakukan conditional rendering yaitu dengan melakukan rendering komponen JSX menyesuaikan dengan kondisi dari data baik menggunakan state atau props

Referensi: https://linguinecode.com/post/4-techniques-conditional-render-react-props-state

6. Component Life Cycle

Component Life Cycle adalah siklus dari komponen yang digunakan untuk me-render tampilan dari web. Siklus ini memang terlihat agak rumit, beruntung nya sekarang sudah ada hooks yang salah satu kegunaannya adalah untuk menyederhanakan life cycle dari React JS.

https://medium.com/codeacademia/apa-itu-component-lifecycle-di-react-bfcb64f64e0e

7. List & Keys

Dengan List & Keys developer dapat menampilkan tampilan berulang secara mudah menggunakan fungsi .map

Referensi: https://reactjs.org/docs/lists-and-keys.html

8. Composition vs Inheritance

Ini adalah salah satu komponen yang membuat React JS populer. Komposisi memungkinkan developer untuk membungkus komponen dalam komponen yang membuat tampilan web mudah untuk dirancang dan membuat kode menjadi lebih rapi.

Referensi: https://reactjs.org/docs/composition-vs-inheritance.html

9. Basic Hooks

React Hooks mempermudah developer dalam melakukan manajemen Life Cycle dari komponen react dan juga mengolah data. Sebelum hooks syntax syntax bawaan dari React seperti this.setState dan this.state serta fungsi Life Cycle dari React seperti componentWillMount dan componentDidMount masih sering digunakan. Namun dengan adanya Hooks, semua itu dapat di handle oleh beberapa fungsi dasar seperti useState dan useEffect.

Fungsi useEffect dipanggil saat layar pertama kali di mount, fungsi ini juga dapat melakukan listen pada perubahan suatu state atau data pada layar. Fungsi useState dapat digunakan untuk mengolah data pada screen dengan mudah, anggap variabel yang menggunakan useState sebagai variabel yang hanya dimiliki layar tersebut dan developer dapat menggunakan data dalam state untuk melakukan berbagai hal seperti conditional rendering, looping view, dll.

Referensi:

Useful Libraries

Berikut adalah beberapa library yang sangat berguna dan sering digunakan oleh developer untuk mengembangkan aplikasi React JS

1. React Router

Digunakan untuk routing pada applikasi

https://reactrouter.com/web/guides/quick-start

2. Axios

Digunakan untuk fetch API calls

https://www.digitalocean.com/community/tutorials/react-axios-react

3. Formik

Digunakan untuk mempermudah membuat form

https://formik.org/docs/overview

4. React Bootstrap

Styling React menggunakan komponen komponen dari bootstrap

https://react-bootstrap.github.io/getting-started/introduction/

Link link berguna:

https://github.com/adam-golab/react-developer-roadmap

https://github.com/enaqx/awesome-react

About

Aplikasi Bengkel WPPL.

Resources

Stars

Watchers

Forks

Releases

No releases published

Packages

 
 
 

Contributors